![]() |
| Sumber:Facebook |
Marilah engkau pewaris negeri leluhurku, marilah bersama melestarikan alunan music karya anak negeri papua ini, lestarikanlah music itu jangan di biarkan begitu saja ingatlah sebab semua yang diciptakan anak-anak papua akan abadi selamanya.
Karya gungumu akan terlesarikan takkan punah teruna muda papua, janga lihat karaya anak papua itu terhanyutkan oleh arusnya peradaban ini. Ingatlah semua yang yang dilakukan oleh manusia papua itu akan hidup. Marilah kita lindungi semuanya yang ada “music itu” dari kepunahan dari peradaban ini.
Sejumlah alat music tradisional kahas papua ini yang kian tua bahkan sudah tidak diminati lagi oleh kaum muda itu sedikit dari banyak kalangan muda yang minati. Diantara teruan-teruna yang kian bosan mendegarkan lagumu itu hanya kalangan tertentu yang masih meneruskan karya-karyamu.
Tidak asing lagi dengan pahlawan kita yang Arnol Ap penyanyi dan Aktivis HAM di PAPUA yang dibunuh secara biadab, namun nama Arnol Ap mewangi di bumi cenderawasih,mengiringi kepergianya kala itu kini di Tahun 2012 ini Seruling Bambo Gitar Yukelele serta Gitar lainya terdengar dan kedengaran Tifa bederu di bumi Papua mengiring langkahmu hai pahlawanku kau meniggalkan bumi cenderawasih ini menuju alam suraga tempat penantian Sang Pencipta.
Biarkan lagumu mengalis seperti air yang menglair, dan lagumu akan terus beriak seperti ombak yang terus beriak di pinggir pantai dan biarlah lagumu meriang seperti burung cenderawasih yang Meriang riang di pulau Papua di setiap saat dan akan abadi selamanya.
Disiang hari kududuk termanggu di dalam sebuah kamar berdinding semen itu saya bingung lagu apa yang saya ingin dengarkan karena di laptopku banyak lagu modern yang tersimpan. Menurut penilainku tidak sama sekali menarik. saya paham dan telah tercatatat dalam benak saya pada bulan mei sudah dekat menjelang hari kepergian Arnold Up.
Muncul dibenakku ah banyak lagu karya anak papua yang masih tersimpan putarlah lagu-lagu itu mengisi serta untuk menghiburmu disiang menrtari yang terus senyum menyengat dan memberi pesona menatap bumi cenderawasih. Arnol Ap yang diliang kuburpun ikut senag ketika jati dirnya diangakat.
Sama halnya dengan suatu kali Agus,Henk Dan Arnol singga di sebuah warung hari itu persis aksi mama-mama pasar di kantor gubernur seusai aksi kami bertiga pulang dan duduk di sebuah warung kecil persisi di terminal entrop kami duduk sejenak sambil memesan makanan sambil duduk tak lama kemudian terdengar di telinga Agus nada SMS milik arnol yang berbunyikan nada modern”lagu lagu acara” agus dengan rauh wajah yang serius mengatakan coba kamu putar lagunya Arnol UP kah, Arnol sedikit membantai dengan semunyumanya yang polos ah Agus yang penting musiknya menarik toh dan cukup nama saya arnoldkan penggati nama pahlawan kita tooo... heheh sambil ketawa Agus membantai bukan berarti seusai perbincangan kemudian kami nikmati masakan milik ibu asing itu.
Dari cerita pendek diatas ini membawa kita pada realitas kehiduan orang papau sekarang yang sudah tidak peduli lagi dengann karya-karya anak daerah papua hany tingkat persaingan yang membuanya demikian dengan demikian apakah kita bisa katakana orang papua bisa maju kah?
Bisah tetapi menurut saya Bersaing dengan orang beda ras itulah sebuah perjuangan yang hebar bagi kita orang papau kalau sesame itu sama hal dengan uji mental untuk bersaing di tingkat atas sebagi ras melanesia kita perlu satukan persepsi kita itu satu sebagiman yang di ketahui oleh Ras Melanesia itu sendiri.
Lagu yang di kemas dari bahasa daerah di papau itu kembali hidup melihat realitas itu jati diri orang papua yang kian pudar ini dari segelintir pemerhati guna pelesataian music daerah papau ini mama tanggal yang di tanggali sebagi hari kematinay Arnol Up maka semua komponen akan melakukan tarian sebagai penghargaan kepada pejuang kita Arnol Up.
Papua nan luas menghampar sepi marilah kita ramaikan dengan music yang terus berdegung mengisi kosongnya
“Ketika alunan lagumu terdengar maka terbayanglah sejuta harapan dibenakku sebaba saya percaya bahwa bahwa lagumu itu sungguh bermakana dan berarti”
Oleh:Hengky yeimo"
===========================================
Sumber: Facebook, Hengky Yeimo


0 komentar:
Posting Komentar